NAUFAL ARDHANI - Hacking atau Peretasan adalah kegiatan menerobos program komputer milik orang/pihak lain. Hacker adalah orang yang gemar ngoprek komputer, memiliki keahlian membuat dan membaca program tertentu, dan terobsesi mengamati keamanan (security)-nya. “Hacker” memiliki 2 perbedaan, ada White Hat dan Black Hat. “Hacker” White Hat memberi tahu kepada programer atau user computer yang komputernya diterobos, akan adanya kelemahan-kelemahan pada program yang dibuat, sehingga bisa “bocor”, agar segera diperbaiki. Sedangkan, hacker Black Hat, menerobos program orang lain untuk merusak, mencuri datanya dan menjualnya ke perusahaan dll.
Cracking adalah hacking untuk tujuan jahat. Sebutan untuk “cracker” adalah “hacker” bertopi hitam (black hat hacker). Berbeda dengan “carder” yang hanya mengintip kartu kredit, “cracker” mengintip simpanan para nasabah di berbagai bank atau pusat data sensitif lainnya untuk keuntungan diri sendiri. Meski sama-sama menerobos keamanan komputer orang lain, “hacker” lebih fokus pada prosesnya. Sedangkan “cracker” lebih fokus untuk menikmati hasilnya. Kasus kemarin, FBI bekerja sama dengan polisi Belanda dan polisi Australia menangkap seorang cracker remaja yang telah menerobos 50 ribu komputer dan mengintip 1,3 juta rekening berbagai bank di dunia. Dengan aksinya, “cracker” bernama Owen Thor Walker itu telah meraup uang sebanyak Rp1,8 triliun. “Cracker” 18 tahun yang masih duduk di bangku SMA itu tertangkap setelah aktivitas kriminalnya di dunia maya diselidiki sejak 2006.
Defacing adalah suatu kegiatan yang dimana suatu web di serang dengan mengubah halaman index atau menitip file saja. deface ini jelas berbeda dengan ddos karna ddos hanyalah membuat website target down dan kalau deface bisa mengubah halaman index atau lain lain macam halnya menyusup ke database, cpanel, admin login atau juga ada suatu metode deface yg bernama symlink yang gunanya meretas web yang satu server dengan web tersebut melalu config.php atau file config lainya untuk mencari db user lalu menggunakan adminer untuk melihat data data database.
Cracking adalah hacking untuk tujuan jahat. Sebutan untuk “cracker” adalah “hacker” bertopi hitam (black hat hacker). Berbeda dengan “carder” yang hanya mengintip kartu kredit, “cracker” mengintip simpanan para nasabah di berbagai bank atau pusat data sensitif lainnya untuk keuntungan diri sendiri. Meski sama-sama menerobos keamanan komputer orang lain, “hacker” lebih fokus pada prosesnya. Sedangkan “cracker” lebih fokus untuk menikmati hasilnya. Kasus kemarin, FBI bekerja sama dengan polisi Belanda dan polisi Australia menangkap seorang cracker remaja yang telah menerobos 50 ribu komputer dan mengintip 1,3 juta rekening berbagai bank di dunia. Dengan aksinya, “cracker” bernama Owen Thor Walker itu telah meraup uang sebanyak Rp1,8 triliun. “Cracker” 18 tahun yang masih duduk di bangku SMA itu tertangkap setelah aktivitas kriminalnya di dunia maya diselidiki sejak 2006.
Defacing adalah suatu kegiatan yang dimana suatu web di serang dengan mengubah halaman index atau menitip file saja. deface ini jelas berbeda dengan ddos karna ddos hanyalah membuat website target down dan kalau deface bisa mengubah halaman index atau lain lain macam halnya menyusup ke database, cpanel, admin login atau juga ada suatu metode deface yg bernama symlink yang gunanya meretas web yang satu server dengan web tersebut melalu config.php atau file config lainya untuk mencari db user lalu menggunakan adminer untuk melihat data data database.
Phising adalah kegiatan memancing pemakai komputer di internet (user) agar mau memberikan informasi data diri pemakai (username) dan kata sandinya (password) pada suatu website yang sudah di-deface. Phising biasanya diarahkan kepada pengguna online banking. Isian data pemakai dan password yang vital yang telah dikirim akhirnya akan menjadi milik penjahat tersebut dan digunakan untuk belanja dengan kartu kredit atau uang rekening milik korbannya, tetapi kini kian marak para permbuat phising yang menginginkan akun akun game seperti clash of clans, mobile legend dll karna phising akun game seperti itu sangatlah mudah menemukan script gratis yang sudah tersebar di google dan yang lebih membuat semangat pembuat phising adalah kebodohan anak anak di bawah umur yang mudah tergiur untuk memasukan data data ke web phising.
Malware adalah program komputer yang mencari kelemahan dari suatu software. Umumnya malware diciptakan untuk membobol atau merusak suatu software atau operating system. Malware terdiri dari berbagai macam, yaitu: virus, worm, trojan horse, adware, browser hijacker, dll. Di pasaran alat-alat komputer dan toko perangkat lunak (software) memang telah tersedia antispam dan anti virus, dan anti malware. Meski demikian, bagi yang tak waspadai selalu ada yang kena. Karena pembuat virus dan malware umumnya terus kreatif dan produktif dalam membuat program untuk mengerjai korban-korbannya.
Sekian artikel tentang Hacking dan Penjelesanya, kalau ada salah penjelasan mohon di koreksi di kolom komentar yaa _/|\_
